Intifadhah


Batu berhamburan mengangkasa
Terlontar dari tangan mungil
Menjelma jadi koktail mortir
Menghujam tubuh sang durjana
Menggores tank – tank baja

…Allahu Akbar…

Debu, batu, peluh dan darah suci
Jadi saksi perlawanan
Jiwa – jiwa mujahid sejati
Tunaikan tugas suci

Bumi, langit, air dan angin pun
Jadi saksi tak terbantahkan lagi
Menyaksikan tubuh – tubuh suci
Berguguran dengan syahid
Di bumi para Nabi, Palestina…

4 Responses

  1. Masalah persengketaan tanah antara warga Muslim & Yahudi di Pelestin bermula pada saat Daulah Khilafah Usmaniyah di Turki mengalami kehancuran akibat propaganda kafir Barat.
    Hal tersebut kemudian dimanfaatkan oleh Teodhore Hertz dkk yang menghasut warga Yahudi agar menguasai tanah Palestin.
    Cara paling efektif untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah mengembalikan hak pengelolaan tanah tersebut kepada pemilik terakhir yang sah, yaitu Daulah Khilafah.
    Tanah Palestin adalah tanah wakaf yang diserahkan secara ikhlas dari pemilik sebelumnya kepada Khalifah Umar ra. & kemudian dibebaskan kembali dari tangan penjajah oleh Khalifah Muhammad al Fatih.
    Bisa saja saudara Muslim kita di Pelestin lari & mengungsi ke negara lain agar selamat, namun hal itu tidak mereka lakukan, karena mereka telah bersumpah untuk merelakan jiwa mereka guna melindungi tanah wakaf milik Daulah Khilafah, hingga Daulah Khilafah bangkit kembali.
    Wahai Saudara Muslim di manapun juga, relakah kalian berlama-lama membiarkan penderitaan saudara muslim kita di Palestin terus berlarut-larut?
    Wahai Saudara Muslim di manapun juga, marilah kita tegakkan Khilafah sekarang juga!
    Agar Saudara kita, baik umat Muslim maupun Yahudi, dapat kembali berdamai seperti sedia kala!
    Agar berbagai masalah yang melanda kita saat ini dapat teratasi!
    Dan yang terpenting, agar hukum Allah dapat ditegakkan kembali di muka bumi ini!

  2. orang yahudi berbagi kue dengan orang muslim saja tidak mau. apalagi berbagi tanah.

  3. jadi inget gaza kemarin
    :-(

  4. Katanya enggak begitu suka puisi… tuh puisinya bagus bagusss…

Leave a Reply