Tag

,

(Menjembatani bidang Perpustakaan dengan Kebahasaan)

Ahmad-Yunus

Mencari informasi di internet bagaikan menjaring ikan di tambak ikan. Ikan yang terjaring besarnya akan bervariasi, ada yang besar dan layak jual, ada juga yang badannya kecil tak wajar. Begitu juga mencari informasi di internet, ada yang informasi bagus dan layak untuk dijadikan sumber informasi, ada juga informasi yang kurang bagus, bahkan tak sesuai dengan keinginan kita.

Salah satu strategi yang dapat digunakan ketika kita mencari informasi di internet dan untuk memastikan apakah informasi itu akurat, layak, dan dapat dijadikan sumber informasi adalah dengan cara mengevaluasinya.

Evaluasi sangat penting. Karena tidak semua informasi sahih dan akurat, informasi kadang tidak sesuai dan menyesatkan, dan informasi di internet dapat dibuat oleh setiap orang atau lembaga tanpa adanya batasan. Hal ini berbeda dengan media cetak, dalam media cetak baik itu penerbitan buku atau pers, tulisan yang disajikan telah melewati proses seleksi naskah dan editing oleh staf redaksi, sehingga karya yang dimuat benar-benar memenuhi kriteria standar (sebagai contoh, lihat kriteria naskah koran kompas di blog ini). Maka, mengevaluasi informasi yang akan kita ambil menjadi penting, terlebih jika anda mencari informasi sebagai bahan tugas akademik (sekolah atau kuliah), agar informasi yang didapatkan berbobot.

Tatabahasa bisa dijadikan sebagai salah satu kriteria dalam pemilihan informasi yang akan kita gunakan. Karena beberapa ragam karya tulis memiliki ciri-ciri tersendiri, yaitu:

Karya Tulis Ilmiah

Secara umum, suatu karya ilmiah dapat diartikan sebagai suatu hasil karya yang dipandang mempunyai kadar ilmiah tertentu serta dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah pula (Surya, 1995:1). Berbeda dengan jenis ragam yang lain, karya ilmiah mempunyai bentuk dan sifat yang formal karena isinya harus mengikuti persyaratan-persyaratan tertentu sesuai dengan kaidah-kaidah ilmiah.

Pemakaian bahasa dalam karya ilmiah mempunyai ciri yang khas dan khusus. Ciri dan karakteristik yang utama ialah lugas, lurus, monosemantik, dan ajeg (Harjasujana, 1993:3). Dalam sebuah uraian singkat, seorang penulis karya ilmiah dituntut untuk mampu mengemukakan banyak hal dengan bahasa yangl urus, lugas, ajeg, dan monosemantik. Kelugasan , keobyektifan, dan keajegan bahasa karya ilmiah yang membedakannya dengan ragam bahasa lain, seperti ragam bahasa sastra yang halus, estetis, dan ragam bahasa jurnalistik yang singkat, jelas, dan padat.

Jurnalistik

MenurutRulli Nasrullah, Secara lebih seksama bahasa jurnalistik dapat dibedakan pula berdasarkan bentuknya menurut media menjadi bahasa jurnalistik media cetak, bahasa jurnalistik radio, bahasa jurnalistik televisi dan bahasa jurnalistik media online internet. Bahasa jurnalistik media cetak, misalnya, kecuali harus mematuhi kaidah umum bahasa jurnalistik, juga memiliki ciri-ciri yang sangat khusus yang membedakannya dari bahasa jurnalistik radio, bahasa jurnalistik TV, dan bahasa jurnalistik media online internet.

Terdapat 17 ciri utama bahasa jurnalistik yang berlaku untuk semua bentuk media berkala tersebut. yakni sederhana, singkat, padat, lugas, jelas, jernih, menarik, demokratis, populis, logis, gramatikal, menghindari kata tutur, menghindari kata dan istilah asing, pilihan kata. (diksi) yang tepat, mengutamakan kalimat aktif, sejauh mungkin menghindari pengunaan kata atau istilah-istilah teknis, dan tunduk kepada kaidah etika (Sumadiria, 2005:53-61).

(Umi Proboyekti. http://sambungjaring.blogspot.com/2008/05/literasi-informasi-evaluasi-sumber.html )
contoh penggunaan bahasa baku

( http://sangprabu.multiply.com/journal/item/36/Testimonials_of_me )

contoh Penggunaan bahasa tidak baku

Singkatnya, sebelum anda mengambil informasi yang ada di internet perhatikanlah tatabahasanya, apakah sudah sesuai dengan kaidah bahasa yang baik dan benar.

daftar pustaka

Nasrullah, Ruli.”Ciri Utama Bahsa Jurnalistik.” http://kangarul.wordpress.com/2009/07/31/ciri-utama-bahasa-jurnalistik/ (akses tanggal 13 September 2009)

Suroso. 2007. Panduan Menulis Artikel dan Jurnal. Yogyakarta: Pararaton Publishing

Yunus, Ahmad. Cara Jitu Nyari Informasi di Internet. Elka Majalah Sabili edisi 21 Mei 2009. hal 20-21