Tag

oleh: Ahmad-Yunus

Perpustakaan sebagai rangkaian sejarah masa lalu merupakan hasil budaya umat manusia yang sangat tinggi. Dengan perpustakaan harta dari masa lalu dalam wujud karya sastra, buah pikiran, filsafat, teknologi, persitiwa – peristiwa besar sejarah umat manusia dan ilmu pengetahuan lainnya dapat dipelajari, dihayati, dan diungkapkan kembali pada masa sekarang. Melalui sumber bacaan dan ilmu pengetahuan di perpustakaan kita tinggal meneruskan dan mengembangkannya.

Perpustakaan juga merupakan akar berpijak sekarang untuk kemudian melangkah ke masa depan. Dalam kehidupan yang serba cepat ini, semua orang membutuhkan informasi sebagai hal yang sangat hakiki. Tanpa informasi, atau seandainya kita ketinggalan informasi, dapat menyebabkan masyarakat jadi tersisih dan terbelakang. Di sinilah peran perpustakaan yang sangat besar. Perpustakaan menjadi pusat informasi dan sumber ilmu pengetahuan yang tak habis – habisnya untuk digali, ditimba dan dikembangkan. Melalui perpustakaan kita dapat saling tukar – menukar informasi, saling menambah dan memperkaya, saling menguji, dan saling memperoleh nilai tambah untuk perkebangan zaman.

Perpustakaan atau library didefinisikan sebagai: tempat buku-buku yang diatur untuk dibaca dan dipelajari atau dipakai sebagai bahan rujukan ( The Oxford English Dictionary). Istilah perpustakaan juga diartikan sebagai: pusat media, pusat belajar, sumber pendidikan, pusat informasi, pusat dokumenstasi dan pusat rujukan (The American Library Association).

Dalam undang – undang perpustakaan No. 43 tahun 2007, Perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka.

Hakikat perpustakaan dari definisi tersebut merupakan satu sarana pelestarian bahan pustaka sebagai hasil budaya dan mempunyai fungsi sebagai sumber informasi ilmu pengetahuan, teknologi dan kebudayaan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan menunjang pelaksanaan pembangunan nasional (Rohanda)

Perpustakaan masyarakat adalah bahwa keberadaan sebuah perpustakaan di dalam masyarakat atas kehendak, keinginan, dan sepenuhnya dipergunakan untuk membantu kebutuhan dan kehidupan mereka sehari – hari.

Setiap orang di perpustakaan dapat mengembangkan dirinya dengan semangat belajar secara terus – menerus tanpa terikat dengan pendidikan formal. Manfaat yang penting adalah memperoleh kesenangan, rekreasi dan kepuasan batin yang tak ditemukan di tempat yang lain. (Ibrahim Bafadal:1992)

Karena pada hakikatnya perpustakaan dibangun adalah untuk melayani masyarakat, terutama dibidang informasi, ilmu pengetahuan dan pendidikan. Sedangkan masyarakat membutuhkan layanan tersebut dapat pergi ke perpustakaan dan memanfaatkan perpustakaan dan berbagai fasilitas yang tersedia.

Perpustakaan akan ada artinya jika dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Sebaliknya masyarakat akan memakai perpustakaan manakali dilayani dengan baik dan memperoleh nilai tambah sebagaimana yang mereka inginkan. Jadi antara perpustakaan dan masyarakat harus ada kerja sama yang harmonis, karena keduanya memang saling membutuhkan. (Sutarno NS, 2003)

Secara singkat dapat dikatakan bahwa perpustakaan menjadi rantai sejarah bagi mas alalu, pijakan bagi kehidupan masa sekarang, dan pembimbing untuk melangkah ke masa depan. (Membina Perpustakaan Sekolah:1987).