Itu adalah tema yang saya pilih untuk disampaikan ke anak-anak yatim dan dhuafa binaan Rydha minggu lalu. Yah, Hari Ahad (27/3) lalu RYDHA bekerja sama dengan Insan Madani Learning Centre (IMLC) menggelar pelatihan menulis untuk anak-anak yatim dan dhuafa binaan Rydha, acara ini bertujuan untuk mengenalkan para peserta tentang bagaimana caranya untuk memulai menulis.

Bertempat di Aula Marsha RYDHA, pelatihan yang diisi oleh saya ini berlangsung dengan suasana yang cukup santai karena memang ini adalah materi pengenalan untuk anak-anak binaan Rydha tentang menulis. Dalam pelatihan ini saya mencoba para peserta diajak untuk menghilangkan persepsi bahwa menulis itu susah, harus berpendidikan tinggi dan lain-lain. Tapi mereka diajarkan agar menulis itu mudah dan mengalir saja.

Sesi akhir pelatihan ini saya membuat simulasi kecil untuk mereka dengan menugaskan mereka agar mendeskripsikan tampilan beberapa gambar kedalam bentuk tulisan sebisa mereka. Subhanallah, ternyata mereka cukup berbakat untuk menulis walaupun memang harus terus banyak berlatih. Tapi disini pointnya, mereka sudah belajar untuk bagaimana mengungkapkan apa yang mereka lihat dan rasakan. Itu sudah menjadi modal awal, karena menulis adalah bagaimana menuangkan imajinasi, pengalaman, pengetahuan bahkan sebuah mimpi kedalam deretan kata-kata.

Yang saya lakukan hanyalah hal kecil. Semangat saya saat berjumpa dengan mereka adalah untuk bersedekah, namun karena saya bukan orang kaya yang berlimpah harta, yah saya mensedekahkan pengetahuan yang saya miliki, yaitu menulis. Semoga langkah sederhana ini bias mengantar mereka melihat dunia yang lebih luas lagi dan memotivasi mereka untuk melahirkan maha karya. Amin

ini pesertanya lagi serius nulis