Tag

,

“Saya sungguh percaya bahwa cara terbaik untuk mengembangkan diri adalah dengan cara mencari mentor. Ilmu yang diserap dari satu mentor bias menyamai ratusan buku dan duduk bertahun-tahun di bangku kuliah.”

Itu adalah kalimat yang ditulis oleh Dr. Dino Patti Djalal, mantan juru bicara Presiden yang kini menjadi duta besar RI untuk AS, dalam bukunya yang berjudul Harus Bisa. Kalimat itu menegaskan bahwa untuk sukses kita bias belajar dari orang lain.
Hal itu yang kami sadari di IMLC, bahwa untuk mendorong seseorang menjadi sukses bukanlah perkara gampang dan diperlukan contoh. Maka kami telah menyiapkan satu program unggulan yaitu Learning Group (LG), adalah program pembinan pelajar dan pemuda dalam kelompok-kelompok kecil yang dibimbing oleh seorang fasilitator. Di LG seorang fasilitator berperan juga sebagai seorang mentor bagi binaanya.
Selain itu, untuk meningkatkan skill pelajar dan pemuda, IMLC juga menggulirkan program IMLC Camp. Di acara tahunan ini, kami berusaha menghadirkan orang-orang besar yang sudah mengukir prestasi baik tingkat nasional maupun dunia. Hal ini kami lakukan untuk mendorong pelajar dan pemuda di Tangerang lebih maju. Karena mereka dihadapkan langsung dengan orang-orang sukses.
Pada tahun pertama acara IMLC Camp, kami mengundang Shofwan Al Banna sebagai pembicara, ia adalah anak muda Indonesia yang pernah meraih juara Mahasiswa berprestasi Tingkat Nasional dan orang Indonesia pertama yang mampu menjuarai The 39th St Gallen Symposium, Swiss 2009. Sedangkan pada pelaksanaan tahun kedua yang baru saja berlangsung di SMA-SMK Perintis 1 Sepatan tanggal 25-26 Juni 2011 kemarin menghadirkan Andi Suhandi, pemenang Kick Andy Young Hero 2011.
Dengan menghadirkan mereka, maka pelajar di Tangerang bagian Utara, yang boleh dibilang masih desa bias belajar dan melihat langsung proses menuju sukses orang-orang itu. Karena di sana tersimpan pelajaran. Melalui orang itu, kita bisa belajar tentang watak serta karakteristiknya, kebiasaan hidupnya, kiat-kiat keberhasilannya. Meniru proses yang telah ia lalui dapat menyakinkan kita untuk berhasil menggapai apa yang yang kita cita-citakan.

Respon dari peserta pun beragam, Dian Fitriyah misalnya. Anggota rohis dari SMA 2 kab. Tangerang ini mengungkapkan kesannya ketika bisa bertemu dengan Andi Suhandi, “Subhanallah dan syukur Alhamdulillah bisa bertemu dengan sosok luar biasa seperti kak Andi. Beliau merupakan motivator bagi setiap orang, saya senang bisa mengetahui pengalaman beliau karena dengan kegigihannya, ketulusan, dan keikhlasan beliau untuk memelihara anak-anak jalanan menjadi berprestasi, membuat saya sadar akan terasa berharga kalau kita bisa menghargai orang lain dan membantu sesama.”
Tentu kami dari IMLC, akan terus berupaya menciptakan orang-orang besar. Kami akan menghadirkan tokoh-tokoh besar lainnya untuk dipertemukan langsung ke pelajar dan pemuda di tangerang. Dan kami yakin jika suatu saat nanti, binaan kami yang saat ini masih pelajar akan menjadi orang sukses. Seperti kalimat Sofwan, mari percaya bahwa Indonesia masa depan adalah kisah tentang kegemilangan.