Alhamdulillah. Satu acara besar telah kami lewati di tahun ini, yaitu mengikuti kegiatan Kontes Peternakan Nasional. Dengan engikuti acara ini, kamid apat memperkenalkan kelompok kami ke delegasi dari berbagai provinsi di Indonesia.

tempat Kontes Peternakan Nasional

Kontes Peternakan Nasional sendiri merupakan kegiatan peragaan ternak atau visualisasinya dan pemilihan ternak favorit. Ternak yang diikutsertakan dalam kontes merupakan Sumber Daya Genetik (SDG) Hewan spesifik lokal yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.

Kelompok Ternak Nurbarokah difasilitasi oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Banten dalam kontes tersebut dengan membawa hewan Sumber Daya Genetik khas Banten. Seperti yang diketahui bahwa Banten memiliki hewan khas, salah satunya adalah itik Damiaking. Itik Damiaking merupakan itik khas yang telah dibudidayakan dan berkembang luas di Provinsi Banten. Warna bulunya yang khas seperti warna jerami kering, diabadikan menjadi namanya yakni damiaking (dami dalam bahasa Serang artinya jerami, dan aking artinya kering). Itik Damiaking merupakan jenis itik petelur jenis lokal. Ciri itik ini selain warna bulunya yang seperti jerami kering juga warna kaki dan paruh yang hitam. Bobot badan betina dewasa berkisar antara 1,5 – 2,2 kg.

Pada acara yang dibuka oleh Presiden RI tersebut, banyak peserta dari berbagai daerah yang mampir ke stand SDG provinsi Banten. Mereka bertanya tentang itik Damiaking juga menyatakan tentang kelompok Nurbarokah. Di sana, kami membagikan profil Nurbarokah juga brosur tentang itik damiaking. Banyak respon yang masuk, termasuk penjajagan untuk kerjasama dibidang pedaging, ada pemilik restoran yang tertarik untuk disuplay dagingnya oleh Kelompok Nurbarokah.

di sana kami melihat Indonesia sungguh kaya akan Sumber daya Genetik. itik saja di beberapa provinsi memiliki Sumber Daya Genetik Asli yang berbeda antara satu dengan yang lain mulai dari itik Jambi, Alabio, itik Tegal, itik Mojosari, Cihateup, dan lain-lain. hewan ternak lain juga banyak mulai dari kerbau anoa, ayam ayunai, dan sebagainya. sayangnya beberapa hewan tersebut dalam kondisi kritis dan hampir punah, seperti kambing mojokerto yang eksotis dengan bulu-bulu yang mirip anjing peliharaan, sayang populasinya tinggal puluhan ekor di seluruh Indonesia.