Tag

image

Masih melanjutkan pembahasan tentang waralaba, jika sebelumnya condong kepada calon pewaralaba, maka tulisan kali ini adalah membahas peluang waralaba bagi masyarakat umum. Kalo kamu tertarik untuk membeli salah satu waralaba yang berseliweran, tulisan kali ini semoga bermanfaat buat kamu.

Dalam beberapa tahun terakhir, bisnis melalui jalur waralaba makin menjamur di Indonesia. Jika sebelumnya bisnis waralaba hanya menyentuh bisnis kuliner, kini bisnis waralaba sudah merambah ke banyak sector usaha, baik produk maupun jasa. Bahkan pada tahun 2010, omset bisnis waralaba di Indonesia mencapai lebioh dari Rp. 114 triliun atau mengalami kenaikan sekitar 20% dari tahun 2009 yang mencapai Rp. 95 triliun.

Tingginya minat orang untuk berbisnis dengan cara waralaba, tidak terlepas dari bergesernya pola piker masyarakat soal pentingnya wirausaha. Mayoritas masyarakat terutama kaum terdidik (mahasiswa dan sarjana) yang sebelumnya memilih bekerja sebagai pegawai negeri atau di perusahaan pasca lulus kuliah, kini memilih berbisnis.
Selain itu, bisnis waralaba juga dinilai memiliki sejumlah kelebihan diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Tidak perlu berpengalaman
2. Membeli waralaba berarti konsep bisnis yang sudah mapan
3. Mendapatkan pendampingan dari perusaha pemilik waralaba dalam menjalankan usaha, mulai dari saat mempersiapkan, membuka, dan memulai usaha sampai dengan menjalankan usaha sehari-hari.
4. Resiko kerugian usaha kecil
5. Memiliki hak usaha penuh
6. Mendapatkan keuntungan dari program riset dan pengembangan yang dilakukan perusahaan pemilik waralaba.
7. Besarnya modal dapat disesuaikan dengan anggaran yang dimiliki.

Walaupun memiliki prospek cerah, namun untuk memulai bisnis lewat waralaba harus dilakukan secara hati-hati, terutama saat memilih waralaba apa yang akan dibeli. Sebab jika tidak, bukan tidak mungkin, akan jatuh pada kerugian. Setidaknya kita perlu tahu lebih jelas tentang waralaba lewat beberapa hal berikut ini:
1. Dapatkan informasi lebih banyak mengenai perusahan pewaralaba.
2. Lihat produk dan pengembangan usahanya.
3. Pilih bisnis waralaba pada bidang yang diminati.
4. Pastikan bahwa pewaralaba telah mempunyai strategi pemasaran yang solid.

Bila telah memutuskan bahwa waralaba adalah pilihan bisnis yang tepat, salah satu keputusan pertama yang harus diambil adalah mengidentifikasi konsep usaha dan pewaralaba yang tepat bagi anda.

Oh ya, karakter dan kepribadian yang membeli waralaba juga berperan dalam menentukan keberhasilan usaha waralaba yang dijalankan. Amir Karamoy berpendapat, dalam buku Percaturan Waralaba Indonesia, bahwa karakter dan kepribadian yang cocok sebagai terwalaba adalah sebagai berikut:
1. Memiliki karakter yang moderately dominant
2. Mampu mempengaruhi secara moderat (moderately influential), bukan yang high profile
3. Mampu beradaptasi dan tanggap terhadap perubahan
4. Compliant, sifat penurut yang moderat, fleksibel, assertive, imajinatif, dan mempu bertindak atas inisiatif sendiri, serta independen.

Jadi, salah satu faktor penting untuk meraih sukses sebagai terwaralaba ialah kecocokan kepribadian dengan sistem bisnis waralaba itu sendiri.