Posted by: penayunus | March 10, 2009

Motivasi menulis

Ada banyak alasan yang memotivasi orang untuk menulis. Di bawah ini adalah petikan motivasi dalam menulis;

Aku akan mati, sedangkan segala yang aku torehkan dengan penaku akan tetap hidup. Alangkah bahagianya, jika semua orang yang membaca tulisanku berdoa. Semoga Allah melimpahkan kelembutan-Nya kepadaku serta mengasihani kelemahanku dan jeleknya tindakanku. (Manshur Abdul Aziz bin Al ‘Ajyan)

setiap penulis pasti akan mati dan berlalu. Tetapi waktu akan mengabadikan apa yang telah ditulisnya. Maka, janganlah anda menulis dengan tangan anda, selain yang akan dapat membuat anda tersenyum ketika melihatnya kembali di akhirat. (Yusuf Qardhawi)

sedangkan anda?

Posted by: penayunus | March 2, 2009

Yang lain dari Google

kalo bicara sola google pasti langsung tertunjuk pada search engine yang paling top. tapi, tunggu dulu! bukan hanya itu yang bisa dilakukan google. gak percaya coba simak dan langusng praktekkin tips berikut ini:

1. Google dapat menjadi kalkulator.

ketik soal matematika ke dalam kotak pencarian maka goggle akan mengolahnya. anda dapat menuliskan persamaan atu sola dengan kata – kata (two plus two, twelve devided by three), menggunakan angka – angka dan simbol (2+2, 12/3), atau mengetikkan kombinaasi keduanya.

2. Goggle dapat menjadi kamus

ketik define diikuti kata apapun dalam bahasa inggris ke dalam kotak pencarian, maka goggle akan memberi anda sebuah definisi yang cepat dibagian atas hasil pencarian. (define book), (define: crazy)

3. menjelajahi rak buku di dunia secara online

carilah sebuah topik di print.goggle.com maka anda akan melihat informasi dari buku – buku aktual yang telah dipindai dan diindeks oleh goggle dalam datebase-nya. anda dapt membuka – buka atau membaca seluruh teks asal karya bersangkutan tidak dilindungi hak cipta. sampai – sampai buku The History of Java karya Rafless juga ada.

4. Peta, petunjuk jalan, dan pemandangan dari satelit cukup satu kali klik

cara paling cepat untuk menemukan jalan paling cepat ke tujuan anda adalah memasukkan nama kota dan negara bagian atau cukup kode pos ke dalam kotak pencarian

contoh: washington dc, maka goggle akan menyediakan sebuah link langsung ke layanan peta dan petunjuk jalannya sendiri, maps.goggle.com

Posted by: penayunus | February 5, 2009

Islamic Book Fair 2009

satu lagi nih acara book fair yang paling ditunggu – tunggu penggila buku. yah, Islamic Book Fair 2009. rencanya sih tanggal 28 Februari s.d 8 Maret 2009 untuk tempatnya masih sama seperti yahun lalu.
untuk sementar ini dia jadwal acaranya

JADWAL ACARA 8th ISLAMIC BOOK FAIR

TEMA: Isalamic Book Fair Bangun Ruhiyah
SABTU 28 – Feb – 2008
10.00 – 12.00 Openig Ceremonial 8th Islamic Book Fair Dr. Hidayat Nurwahid MA
13.00 – 15.00 Lounching Al-Qur’an dengan tajwid metode blok warna Dr. Darwis Hude M.Si.
13.00 – 15.00 Demo Masak “Memasak bersama Rudi Choerudin” Rudi Choerudin
16.00 – 18.00 Lounching tafsir Al-Misbah New Face Muchlis M. Hanafi Najwa Shihab
16.00 – 18.00 Lounching Buku “Asmaulhusna for Bussines and Life” Dr. Moh. Syafi’I Antonio, M.ec
19.00 – 21.00 Orasi Ilmiah “Cerdaskan Umat Mandirikan Bangsa” Prof. Dr. Nasaruddin Umar. MA*
19.00 – 21.00 Bedah Buku “Panglima Surga” Dr. Moh. Syafi’I Antonio, M.ec Irene Handono

TEMA : Islamic Book Fair Cerdaskan Umat
AHAD 01 – Maret – 2009
10.00 – 12.00 Talk Show “Pergaulan Remaja secara Islami” Dude Herlino
10.00 – 12.00 Lomba Mewarnai Tingkat TK & SD 1 – 4 SD kelas 1-4
13.00 – 15.00 Jumpa Artis & Promo Album Intan Nuraeni, Asmiranda, Robinhood, Hedi Yunus
13.00 – 15.00 Life maping traning Inpiration of Alafatehah Ir. Heru S.s, MM
16.00 – 18.00 Seven Law of Happiness for Muslim (menuju keluarga muslim bahagia) Arvan Pradiansyah & Asma Nadia
16.00 – 18.00 Talk Show The Kun Fayakun Way Ust. Yusuf Mansyur
19.00 – 21.00 Bedah buku “De Winst” Afifah Afrah
19.00 – 21.00 Lounching Buku “Inner Beauty sebagai produk ibadah kepada Allah” Hj. Durrah Baraja SH. Mhum
Habiburahman El Shirazy, Bunda Neno Warisman

TEMA : Islamic Book Fair Bangun Ukhuwah
SENIN 02 – Maret – 2009
10.00 – 12.00 Total managemen berbasis Al Fatehah Ir. Heru S.s, MM
13.00 – 15.00 Saatnya Indonesia Kuat & Mandiri dengan ekonomi islam Dr. Revrison Baswir Ir. M. Ismail Susuanto, MM.
16.00 – 18.00 Talkshow “”8 pertanyaan & jawaban seputar fatwa haram golput” Miswan Thahadi & Ade Mujhiyat
19.00 – 21.00 TalkShow “Cerdaskan Financial Spiritual Masa Pensiun” Imam Supriono

TEMA : Islamic Book Fair Sehatkan Qolbu dan Jiwa
SELASA 03 – Maret – 2009
10.00 – 12.00 Bedah Buku “Matematika Islam” KH. Fahmi Basya
10.00 – 12.00 Bedah Buku “Kartini Menemukan Tuhan” Sirikit Syah
13.00 – 15.00 Talkshow “Cerdaskan Umat Mandirikan Bangsa Perspektif Dr. Anies Baswedan, Ph.D * Politik Prof. Komarudin Hidayat *
13.00 – 15.00 Bedah buku “Dialog Santri – Pendeta Eros Da’I (Tim Fakta Jkt)
16.00 – 18.00 Bedah buku “Sholat Ala Rasul” Dr. H. Briliantono M. Soenarwo SpoT, FICS, MD, PhD, MBA
16.00 – 18.00 Lounching produk baru “Bio Kamera” Agus Yulianto Muzayyim M. Arif
19.00 – 21.00 Talkshow Interaktif “Papua Muslim care” Ust. Fadlan Gharamathan, Tumpuni Tri Mumpuni

TEMA : Islamic Book Fair satukan Umat
RABU 04 – Maret 2009
10.00 – 12.00 Bedah Buku “Bunda menejer keluarga” Ustdz. Yoyoh Yusro, Aris rahmat, Okky Asokawati, Irawati Istadi, Tutty Alawiyah A.S
13.00 – 15.00 Talk Show “Cerdaskan Umat Mandirikan bangsa dengan *Kebudayaan” H. Dedy Mizwar dan Widyawati*
16.00 – 18.00 Lounching Buku “The Beyond Inspiration” Felix Siouw & Heru Binawan
16.00 – 18.00 Seminar Haki (Hak Atas Kekayaan Intelektual) Dirjen Haki, Syahrani dan Izzatul Islam
19.00 – 21.00 Ferformance MasGe Whaton & Anneke Putri Aneke Putri

TEMA : Islamic Book Fair membangun Generasi bangsa
KAMIS 05 – Maret – 2009
10.00 – 12.00 Lounching dan Bedah Buku “Mayoritas Wanita Masuk Neraka” Ust. Subhan Nur
13.00 – 15.00 Talk Show ‘ Cerdaskan Umat Mandirikan Bangsa dengan Pendidikan Prof. Dr.Arif Rahman * Kak Seto Mulyadi*
16.00 – 18.00 Bedah buku “Delapan Mata air Kecemerlangan” Ust. Anis Mata
19.00 – 21.00 Muri untuk katagori penulis terlengkap penulis buku anak terproduktif, dan lounching buku “Galaksi Kinanthi” Tasaro” Bambang trim Ali Muakhir dan Tasaro

TEMA : Islamic Book Fair Membuka Cakrawala
JUM’AT 06 – Maret – 2009 13.00 – 15.00 Bedah buku “Mengapa harus korupsi” Dr.Muhammd Ray Akbar
13.00 – 15.00 Laounching Al-Quran Tim Tisera
16.00 – 18.00 Bedah buku “ Belajar islam dari yahudi” Herry Nurdi
16.00 – 18.00 Pelatihan dongeng dan louncing buku Kak Mal dan Bunda Neno Warisman
19.00 – 21.00 Bedah buku “That’s All” Perrasta “Pepeng” Soebardi Eka Shanti
19.00 – 21.00 TalkShow & Bedah buku “Seri Kafilah Syuhada” Ust. Abu M Jibriel AR, Ust. Abu Bakar Ba’Asyir, Ali Fauzi, Lulu Djamaludin dan M. Fahri

TEMA : Islamic Book Fair wujudkan cita-cita bangsa
SABTU 07 – Maret – 2009
10.00 – 12.00 Bedah buku “Rembulan tenggelam diwajamu” Tere Liye
10.00 – 12.00 Lounching buku “Menjemput Hidayah Cinta” Astri Ivo* Zaskia Mecca* Tunggul Tranggono
13.00 – 15.00 Jumpa penulis dan bedah buku The Mircle oF Giving Ust. Yusuf Mansyur
13.00 – 15.00 Lounching buku Ensiklopedi keluarga sakinah Ust. Muhammad Tahalib
16.00 – 18.00 Bedah buku “Menabur Cinta Menunai Cinta” Okky Asokawati
19.00 – 21.00 Bedah Buku Rame-rame
- Jalan cinta para pejuang Salim A Fillah
- Novel Tembang Ilalang MD. Aminudin
- New Quantum tarbiah Solikhin Abu Izzudin
- Novel cinta sang penjaga telaga Azzura Daryana
19.00 – 21.00 Bedah Majalah Tasqif Dr. Amir Faisol Fath,MA Ust. Muhklis

TEMA : Islamic Book Fair Mandirikan Bangsa
AHAD 08-Maret-2009
10.00 – 12.00 Peluncuran buku ESQ Arabic Version dan training ESQ untuk pembeli yang ke satu juta buku ESQ Ary Ginanjar
10.00 – 12.00 Talk Show ” Smart Parents for Smart Student” Bunda Neno Warisman
13.00 – 15.00 Talkshow Kerudung Canting Ala Ratihsang dan pembacaan puisi Ratihsang & Teddy Syach
13.00 – 15.00 Talkshow “Pentingnya menentukan awal waktu shalat secara syari’ah dan sains” Nasir Zubaedi
H. Muhyidin Khozin
Dr. Moedji Raharto
Ir. Feri Lasman
16.00 – 18.00 Konser Nasyid “Membangun Ghiroh Bangsa, Bangkit dan Mandiri” Aruhul Zadid, I R A,Izzatul Islam Sahoutul Harokah
16.00 – 18.00 Bedah Buku “Pilar-Pilar Kebangkitan Umat Ust. Abdul Muiz MA
19.00 – 21.00 Tausiyah”Cerdaskan Umat Mandirikan Bangsa” KH. Abdulah Gymnastiar

http://www.islamic-bookfair.com/

Posted by: penayunus | January 21, 2009

WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)

A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)

(Composed by Michael Heart)

Copyright 2009

A blinding flash of white light

Lit up the sky over Gaza tonight

People running for cover

Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks and their planes

With ravaging fiery flames

And nothing remains

Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down

In the night, without a fight

You can burn up our mosques and our homes and our schools

But our spirit will never die

We will not go down

In Gaza tonight

Women and children alike

Murdered and massacred night after night

While the so-called leaders of countries afar

Debated on who’s wrong or right

But their powerless words were in vain

And the bombs fell down like acid rain

But through the tears and the blood and the pain

You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down

In the night, without a fight

You can burn up our mosques and our homes and our schools

But our spirit will never die

We will not go down

In Gaza tonight

============ ========= ====

Terjemahannya …

Cahaya putih yang membutakan mata

Menyala terang di langit Gaza malam ini

Orang-orang berlarian untuk berlindung

Tanpa tahu apakah mereka masih hidup atau sudah mati

Mereka datang dengan tank dan pesawat

Dengan berkobaran api yang merusak

Dan tak ada yang tersisa

Hanya suara yang terdengar di tengah asap tebal

Kami tidak akan menyerah

Di malam hari, tanpa perlawanan

Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami

Tapi semangat kami tidak akan pernah mati

Kami tidak akan menyerah

Di Gaza malam ini

Wanita dan anak-anak

Dibunuh dan dibantai tiap malam

Sementara para pemimpin nun jauh di sana

Berdebat tentang siapa yg salah & benar

Tapi kata-kata mereka sedang dalam kesakitan

Dan bom-bom pun berjatuhan seperti hujam asam

Tapi melalui tetes air mata dan darah serta rasa sakit

Anda masih bisa mendengar suara itu di tengah asap tebal

Kami tidak akan menyerah

Di malam hari, tanpa perlawanan

Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami

Tapi semangat kami tidak akan pernah mati

Kami tidak akan menyerah

Di Gaza malam ini



youtube :
http://www.youtube.com/watch?v=dlfhoU66s4Y&eurl=http://michaelheart.com/Song_for_Gaza.html
download mp3 (legal) :
http://www.michaelheart.com/sfg/downloads/a22685d/dl.php?file=we_will_not_go_down.mp3
Posted by: penayunus | January 13, 2009

foto aktivitasku

saat liburan idul fitri di kebun raya bogor

nih dia waktu mo pulang liburan di kebun raya Bogor. foto dulu sebelum cabut

Posted by: penayunus | January 13, 2009

pilih mana, ms word atau openoffice writer?

untuk tahu mana yang lebih baik. ayo kita bandingkan antara keduatiluna tersebut?

A. Microsoft Word
Kelebihan:
1. hadir dalam banyak versi, sehingga memberikan banyak pilihan.
2. lebih cepat dalam hal efisiensi.
3. fitur lwbih menarik.
Kekurangan:
1. Dokumen yang dibuat oleh Office pada versi sebelumnya dapat dibaca pada versi yang lebih baru, namun tidak sebaliknya. Misalkan ketika saya membuat dokumen pada Office 2003 dan saya berpindah komputer yang masih menggunakan Office XP maka dokumen saya tidak akan dapat terbaca atau mungkin masih dapat terbaca namun dengan tulisan yang tidak saya mengerti maksud dan arti katanya.
2. Microsoft Office juga tidak mendukung format dokumen lain misalnya format Open Document ( odt, odp, odb, odm, odf ). Sungguh tidak adil karena Open Office dapat digunakan untuk membuka dokumen Microsoft Office namun Microsoft Office tidak dapat digunakan untuk membuka dokumen Open Office.
3. Semua fungsi dan menu Office relatif mudah digunakan, kecuali pada versi terbaru yaitu Microsoft Office 2007. Pada versi ini tampilan, lokasi, dan tempat menu berubah total sehingga memerlukan waktu yang lebih banyak untuk belajar, memahami dan membiasakan pengguna dengan tampilan menu baru tersebut.
4. Semua dokumen yang dibuat oleh Microsoft Office sangat rentan dan rawan terjangkit virus. Telah banyak virus yang mengganggu dokumen yang dibuat dengan aplikasi ini. Virus tersebut merusak, mengganti kata-kata dalam dokumen, atau bahkan yang lebih parah adalah menghapus dokumen kita.
Virus tersebut memanfaatkan fasilitas makro yang memang disediakan oleh Microsoft Office. Makro adalah fasilitas untuk menambahkan script basic untuk otomatisasi dokumen. Namun ini disalahgunakan oleh banyak orang sehingga digunakan untuk merusak dokumen.
Selain virus yang berbasis makro, banyak virus lain yang tidak berbasis makro namun memusatkan serangannya pada file dokumen Office. Sehingga semakin bertambah banyaklah perusak-perusak data anda yang berkeliaran di alam bebas.

B. Open Office
Kelebihan Open Office:
1. Ketersediaan source code
OpenOffice.org adalah free/open source software. Artinya, source code OpenOffice.org tersedia dan bisa dimanfaatkan dengan sangat fleksibel (sesuai lisensi GNU LGPL). Dari sisi lisensi, ini artinya pengguna tidak perlu mengeluarkan sepeser uangpun untuk membeli lisensi penggunaan. Pengguna mungkin perlu mengeluarkan sedikit uang untuk membeli buku panduan atau media instalasi OpenOffice.org.
Ketersediaan source code juga memiliki nilai tambah. Diantaranya, kita tidak bergantung pada satu perusahaan tertentu. Siapa saja, selama menuruti lisensi yang digunakan, bisa mengembangkan sendiri paket Office berbasis OpenOffice.org. Bukan pekerjaan yang sederhana, tapi kita bisa melakukannya.
Katakanlah suatu hari pengembang OpenOffice.org sudah tidak berminat mengembangkan lagi, akan muncul kelompok-kelompok lain (mahasiswa/akademisi, yayasan, perusahaan, pemerintah, siapapun) yang bisa mengembangkan dengan legal.
2. Berjalan pada banyak platform
Microsoft Office hanya berjalan secara natif pada Windows dan Macintosh. Artinya, kalau Anda sekarang menggunakan Windows dan Microsoft Office dan suatu saat ingin berpindah ke Linux, maka Anda kehilangan Microsoft Office.
Sementara, OpenOffice.org berjalan pada Windows, Macintosh, Linux, UNIX, BSD. Anda berpindah dari Windows ke Linux? Linux ke Solaris? Anda akan tetap menjumpai OpenOffice.org dan tetap bisa produktif. Dengan menggunakan OpenOffice.org, Anda bisa menggunakan banyak pilihan sistem operasi.
3. Kompatibel dengan Microsoft Office dan format office lainnya
Dengan menggunakan OpenOffice.org, kita tetap bisa membuka dan menyimpan dokumen-dokumen yang dihasilkan dari Microsoft Office. Tidak masalah. Kompatibilitas dengan MS Office memang tidak sempurna tapi pastinya, sudah sangat baik dan semakin dikembangkan.
Tidak hanya itu, OpenOffice.org juga bisa membuka dan menyimpan dokumen dari banyak paket office lain. Sebut saja WordPerfect, Lotus dan AutoCAD. Dengan menggunakan OpenOffice.org, Anda bisa bekerja dengan banyak format dokumen.
4. Format OpenDocument yang terbuka dan fleksibel
OpenOffice.org 2.x menggunakan format dokumen OpenDocument, yang sangat terbuka. Siapa saja bisa membaca spesifikasi format dokumen tersebut.
Dari sisi teknis, kita bahkan mungkin mengamati isi dokumen tanpa memiliki program OpenOffice.org terinstall, walaupun akan cukup kerepotan untuk membaca.
Pihak yang memiliki kepentingan tertentu bisa pula mengimplementasikan paket Office yang mampu membaca dan menyimpan ke format OpenDocument. Sudah cukup banyak program yang bisa membuka dan menyimpan format OpenOffice.org.
Pemerintah juga sebaiknya mendistribusikan dokumen/template dalam format terbuka, dan memastikan semua rakyat – baik yang bisa membeli ataupun tidak bisa membeli paket office yang digunakan – tetap bisa membaca/menggunakan dokumen/template yang didistribusikan.
Selama spesifikasi teknis dokumen tersedia, kita – sebagai pemilik dokumen – aman.
5. Ekspor ke PDF dan format lain dengan mudah
Dengan menggunakan OpenOffice.org, dokumen yang kita buat bisa langsung diekspor ke format lain, seperti PDF atau Flash dengan mudah, tanpa membutuhkan program atau pustaka tambahan.
Microsoft memang menyediakan plugin Save as PDF (bebas download) untuk Office 2007, namun OpenOffice.org sudah datang dengan fungsionalitas ini sejak dulu, terintegrasi dan tidak hanya untuk format PDF, melainkan masih banyak format lain.
6. Macro dalam berbagai bahasa pemrograman
Macro dapat digunakan untuk mengembangkan fungsionalitas Office. Dengan OpenOffice.org, macro dapat dibangun dengan berbagai bahasa pemrograman seperti Python dan Javascript, disamping OpenOffice.org Basic. Dukungan bahasa ini akan terus bertambah.
7. Akses database yang luas dan transparan
OpenOffice.org datang dengan dukungan database yang luas. Dengan dukungan berbagai driver natif, ODBC dan JDBC, Anda bisa menghubungkan OpenOffice.org dengan hampir semua database system populer yang ada di dunia ini.
OpenOffice.org sejak versi 2.x bahkan datang dengan database front end Base yang sangat mirip dengan Microsoft Access.
8. Wizard untuk konversi dokumen MS Office
Punya satu folder (dengan struktur yang rumit) berisikan banyak dokumen MS Office baik Word, Excel atau PowerPoint? Ingin mengkonversikan ke format OpenOffice.org? Mudah. Cukup akses saja menu File -> Wizards -> Document Converter. Anda akan dipandu sehingga proses konversi bisa dilakukan dengan mudah dan cepat.
9. Sangat customizeable
Ingin mengubah sebagian besar user interface OpenOffice.org? Bosan dengan menu bar default? Hanya ingin menampilkan satu atau dua menu saja? Ingin mengganti icon default? Gunakan menu yang ada dan dalam sekejap, tampilan OpenOffice.org Anda dijamin berbeda dengan pengguna lain!
Ingin lebih cepat? Edit saja file konfigurasi XML-nya.
10.  User interface yang konsisten antar komponen
Arsitektur program OpenOffice.org dan sistem komponennya dikembangkan dengan sangat baik. Salah satu akibatnya, user interface Writer, Calc, Impress dan komponen lain sangatlah konsisten. Kita bahkan bisa membangun macro untuk memanggil komponen tertentu dari OpenOffice.org.
Kekurangan Open Office:
1. Update terlalu cepat
2. Template dokumen yang berbeda dengan Ms.Office, sehingga dokumen yang dibuat dengan ekstensi open document tak bisa dibuka dengan Ms Office.
3. fitur kurang menarik.
C. Kesimpulan
Item pada daftar diatas adalah yang membuat Microsoft Office menjadi kurang berkualitas yaitu Maintainability, Usability, dan Security. Terdapat alternatif lain software untuk aplikasi perkantoran yang memiliki nilai lebih dalam beberapa hal untuk menggantikan Microsoft Office, yaitu Open Office.
Pertimbangan untuk memilih Open Office
• Microsoft Office dan Open Office melakukan pekerjaan yang sama, mencetak surat yang sama, menghasilkan spreadsheet yang sama.
Namun perbedaannya adalah masalah biaya. Mengapa menghabiskan lebih banyak uang untuk melakukan melakukan pekerjaan yang sama?
• Microsoft Office memiliki “tampilan baru” yang radikal, yang membuatnya tidak umum dibandingkan dengan apa yang kita miliki saat ini.
Hanya untuk membuat perbedaan atau memberikan kemudahan ?? ( tanda tanya besar )
• Open Office membaca semua berkas Microsoft Office. Jika Anda melakukan perubahan pada Open Office, investasi Anda pada dokumen, spreadsheet, presentasi dan lain-lain akan aman.
• Lisensi Open Office mengijinkan Anda untuk menginstallnya pada sebanyak komputer yang Anda inginkan dan menggunakannya untuk sembarang tujuan

Bagaimanapun, tidak ada satupun software yang sempurna dan paling baik. Tapi jika ada yang lebih efektif dan tidak merugikan siapapun (bukan bajakan), kenapa tidak ??

Posted by: penayunus | January 9, 2009

menulis itu melukis

melukis itu menulis bisa juga menulis itu melukis. bukankah menulis itu melukiskan gagasan – gagasan yang berkonstalasi dalam alam pikiran lewat cat imajinasi dan mencoretkannya dengan kuas  kata – kata?

Posted by: penayunus | December 28, 2008

Puisi Faiz untuk Ayah Bunda

sekalian memperingati hari ibu. plus memperkenalkan penulis cilik brbakat. maka, dipostinglah puisi dari juara 1 nasional penulisan surat untuk presiden tahun 2003, dia adalah abdurahman faiz. puisi ini ditulis saat faiz masih umur tujuh tahun lho:

AYAH BUNDAKU

Bunda

Engkau adalah

rembulan yang menari

dalam dadaku

Ayah

engkau adalah

matahari yang menghangatkan

hatiku

Ayah Bunda

kucintai kau berdua

seperti aku

mencintai surga

Semoga Allah mencium ayah bunda

dalam tamanNya terindah

nanti

(Januari 2002)

Posted by: penayunus | November 1, 2008

Resensi Bukavu Karya Helvi Tiana Rosa

Ini salah satu buku bagus. Kumpulan cerpen HTR dari tahun 1992 sampai 2005. Bagi pembaca sastra mungkin nama HTR sudah taka sing lagi, apalagi bagi kalangan penulis FLP (HTR yang diriin).

berikut ini 2 resensi tentang buku itu yang diambil dari milis FLP.

*Bukavu: Cara Helvy Membuat Tuhan Tersenyum*

Oleh Lia Octavia

Judul buku                                : Bukavu

Penulis                                      : Helvy Tiana Rosa

Penerbit                                    : Lingkar Pena Publishing House

Tebal                                         :  219 halaman

Cetakan                                     : Pertama, April 2008

*Bacalah semua yang bisa kau baca, yang terbaca maupun tak terbaca dengan
nama Tuhanmu yang menciptakan*. Demikianlah berawal dari surat Al Alaq dalam
Al Qur’an, Helvy membaca berbagai peristiwa yang terjadi dan menuliskannya
dengan hati, dengan jiwa, dengan cinta. Bukan saja beberapa fakta sejarah
yang membalut kisah perjalanan hidup manusia di muka bumi ini, tetapi Helvy
juga mengeksplorasi arti di balik luka, impian, dan harapan yang terhempas
demi membaca cinta yang  terbungkus lara.

Kumpulan cerpen ini berbicara lebih dari sekedar peristiwa, melainkan
membisikkan hingga meneriakkan segenap kekuatan yang berada di dalamnya
serta memaksa pembacanya untuk berenang-renang dalam lautan energi yang
dinamis dan, tidak bisa tidak, menyatu pada setiap tokoh rekaannya. Melalui
segenap perasaan dan pergumulan tokoh-tokohnya, Helvy membawa pembacanya
pada keniscayaan bahwa Tuhan tersenyum melalui berbagai cara.

Seperti dalam cerpen yang berjudul *Lelaki Semesta*, Helvy menggambarkan
seorang lelaki terbaik yang pernah diimpikan umat manusia. Penolong,
penghibur, lelaki yang senantiasa terdepan dalam kebajikan, cinta, dan
kedamaian bagi orang di sekitarnya. Namun manusia putih dan berkilau itu
ternyata tidak dapat membuatnya terhindar dari tuduhan dan fitnah hanya
karena ia berjanggut, bersorban, dan berjubah. Di tengah-tengah tawa iblis
yang membahana dan penyiksaan yang nyaris tak tertahankan, lelaki itu tak
putus mendoakan mereka yang menyiksanya agar Tuhan memberi mereka petunjuk
dan mencintainya. Sebuah gambaran kelapangan jiwa seorang manusia untuk
mencintai. Karena hanya dengan mencintai, ia pula memaafkan.

Helvy juga menggambarkan kerinduan seorang hamba yang menggelegak untuk
bersujud di Rumah Allah dalam *Juragan Haji*.  Begitu rindunya tokoh Mak
Siti ini sehingga ia mendengar namanya dipanggil berulang kali oleh
suara-suara yang tak kelihatan wujudnya dan kemudian ia tiba-tiba berada di
depan Ka’bah. Hati yang begitu merindu Tuhannya membuat Mak Siti – yang
hanya seorang pembantu di rumah majikannya yang sudah berkali-kali naik haji
– telah naik haji dengan caranya sendiri.

Potret keadaan pasca peristiwa tsunami di Aceh juga digulirkan Helvy dengan
lincah dalam cerpennya yang berjudul *Ketika Cinta Menemukanmu*.  Pergulatan
untuk keluar dari badai trauma psikologis seorang gadis belasan tahun, yang
kehilangan anggota keluarga dan lupa namanya sendiri, untuk tidak mau lagi
kehilangan lagi. Takut kehilangan cinta dari para relawan di tempat
pengungsian. Pergulatan untuk kembali berdiri dan berjalan di atas
reruntuhan duka hingga waktu mengobati segala.

Keteguhan dan kegigihan seorang muslimah muda untuk berperang, melawan
iblis berbentuk monster berwajah manusia yang membantai warga muslim di
tanah Ambon, mampu menghantarkan panggilan dari Sang Maha Agung kepada angin
untuk membantunya dalam *Sebab Aku Cinta, Sebab Aku Angin*. Bersatunya
segenap makhluk dan ciptaan Tuhan yang penuh cinta menghadapi angkara dan
durjana untuk mempertahankan tanah kelahiran yang begitu menggetarkan.

Helvy bahkan menyoroti panggung sandiwara bernama kehidupan yang penuh
topeng dan kepura-puraan sehingga para pemainnya lupa untuk tersenyum dalam
*Mencari Senyum*. Dengan cerdas Helvy mengkritik realita peristiwa
penjarahan harta, kedudukan, dan kehormatan yang telah membawa pergi senyum
mereka melalui dialog-dialog antara lelaki tua, lelaki 1, lelaki 2, lelaki
3, dan badut. Begitu banyaknya kegetiran dan sinisme di dalam kehidupan yang
dialami tokoh-tokohnya sehingga mereka lupa bahkan tidak tahu bagaimana
caranya senyum dapat hadir kembali menghiasi bibir-bibir mereka. Sebuah
pencarian cahaya yang sia-sia.

Pertumpahan darah warga Palestina pun tidak luput dari pena Helvy yang
meneriakkan arti sebuah derita yang berkepanjangan melalui mata seorang
serdadu Yahudi di Yerusalem yang terperangkap dalam bayang-bayang hitam para
pendahulunya. Serdadu yang terbelah antara rasa kemanusiaan dan kepekatan
darah yang mengalir di tubuhnya dalam *Hingga Batu Bicara. *Dengan lincah
Helvy meliuk-liukkan kenyataan dan mimpi buruk sehingga tidak bisa dibedakan
lagi antara mimpi menjelma nyata atau nyata menjelma mimpi.

Hingga bisikan pilu *Kivu Bukavu* yang menyaksikan pembantaian etnis di
Afrika di mana gelimpang mayat bercampur sampah, air mata, dan darah,
menggetarkan pena Helvy begitu rupa saat di tengah derita yang
berkepanjangan ini, masih ada seorang gadis yang ingat untuk selalu dekat
dengan Tuhannya, menunaikan shalat di antara ratusan tengkorak yang belum
mati, hingga akhirnya ia pergi menghadap Penciptanya dalam doa yang tak
pernah putus. Begitu pilu. Begitu ngilu. Hingga danau tak dapat menangis.

Helvy berhasil menggubah cerpen-cerpennya dengan indah melalui
kepenyairannya. Kalimat-kalimat puisi yang merajut setiap peristiwa, rasa
dan makna menjadi secercah cahaya yang semula tidak terbaca kemudian
berpendar dan menerangi ruang jiwa mereka yang membaca karya-karyanya.
Membaca semua yang bisa dibaca melalui jendela yang Helvy bukakan untuk para
pembacanya. Dan entah disadari atau tidak, Tuhan mungkin sedang tersenyum
menatap Helvy dari suatu tempat di atas sana.

Jakarta, 31 Oktober 2008

Nah kalo yang satunya lagi dari Dani Ardiyansyah.

Bukavu: Diam Yang Begitu Gerak

Oleh Dani Ardiansyah

Banyak tragedi kemanusiaan yang terjadi tanpa dapat terekam dengan baik oleh manusia,
yang dapat menuturkannya kembali. Mungkin para saksi sejarah itu tidak lagi
hidup ketika kondisi memungkinkan untuk menceritakaknya kembali. Atau, mungkin
mereka juga terlalu enggan, membuka kembali album hitam yang  Telah dikubur dalam-dalam.

Tapi alam tak pernah berdusta, mereka menyimpan seribu peristiwa, merekamnya,
lalu menuturkan kembali dalam gejala-gejala kemanusiaan setelahnya. Dalam Kivu
Bukavu, Helvy mencoba menggali informasi dari sebuah danau yang menjadi
saksi sejarah sebuah peristiwa. Dalam Kivu Buakvu, bahkan Helvy
berimprofisasi dengan alam, diajaknya danau bertutur:

Kivu, kau yang terindah

Bisik hemingway.

Aku ingin menangis,

Namun danau tak dapat menangis

Tentu saja bukan karena Helvy kehilangan ide untuk menghidupkan karakter yang
lebih realistis dari hanya sebuah danau, tapi itulah keindahan puitik yang
terkadang menjadi representasi sebuah peta sejarah. Baris-baris puisi yang
terdapat dalam cerpen berjudul Kivu Bukavu, (hal. 193) dikutip pada
sampul depan kumpulan cerpen ini.

Cerpen Pertemuan di Taman Hening, membuka sua pembaca dengan  Bukavu
(Lingkar Pena Publishing House, Depok, 2008) dan Jaring-jaring Merah,
cerpen yang sudah pernah dipentaskan dalam bentuk teater, mengakhiri kumpulan
cerpen ini. Dalam hampir setiap halaman Bukavu, terjadi pergantian nilai
rasa dalam percakapan dari kurang sopan menjadi lebih sopan.

Perbendaharaan kosa kata yang dimiliki oleh Helvy, rupanya tak disia-siakan
dalam Bukavu. Banyak sekali gejolak ego dan emosi dituturkan dengan
indah dan rupawan. Meskipun Helvy tidak bermaksud menulis puisi dalam Bukavu,
tapi citarasa bahasanya sebagai penyair, cukup berpengaruh dalam menuliskan
cerpen-cerpennya, sehingga hasilnya adalah narasi-narasi puitis, yang kadang
simbolik, konotatif, dan bermajas, layaknya baris-baris puisi.

Tokoh-tokoh unik baik dari karakter maupun identitas tokoh, mulai bermunculan
dari cerpen pertama dalam Bukavu. Pertemuan di Taman Hening. Kas
& Sih dengan semua masalah hubungan suami istri yang sangat manusiawi. Dua
tokoh yang jika namanya disatukan, maka saya yakin akan menyaingi kepopuleran Rome dan Juliet. Hingga
Sih, ditakdirkan Helvy Menjadi perempuan yang hanya bisa meratapi nasibnya
dengan imaji. Mencari solusi di taman yang bahkan tak pernah ada.

“Sejuta lelaki yang semuanya entah mengapa adalah Kas tapi tak
sepenuhnya Kas. Lelaki-lelaki itu mengatakan mencintainya seperti surga. Kas
tak pernah berkata seperti itu. Sih ber-istighfar. Perlahan dihapusnya
sisa-sisa airmata yang ada. Dengan gemetar jari-jari kurusnya mulai bergerak di
atas mesin tik. Kas tak akan pulang lagi malam ini. Dan Sih, akan pergi ke
tempat itu lagi. Ke taman hening”.

Tanpa bermaksud mengungkit luka lama dalam tragedi bom bali, Lelaki kabut
dan Boneka yang  mendapat Anugerah Pena (2002) ini bertutur dengan
deskripsi yang surealis. Meski begitu, pembaca akan dengan mudah mengetahui
latar histori realita yang menjadi sumbu dari cerpen ini. Angkara yang
digambarakan lewat tokoh aku, seakan mempu membuat hidung kita mencium bau
hangus jelaga, ketika peristiwa pemboman itu terjadi.

Cerpen yang berjudul Idis (hal. 21) akan membawa kita seakan menelusuri
kembali legenda kepahlawanan masyarakat Kalimantan
selatan. Menelusuri belantara hutannya. Merasakan keberanian Gahara, seorang
perempuan muda dengan dendam kepada para penjajah.

Lalu Ze, seorang pemuda di Lorosae yang menjadi menjadi korban pembagian
wilayah negara. Ketika keberpihakan tak lagi menjadi berharga

“Apa bedanya aku pro atau tidak pada kelompok-kelompokm itu?”
tanya Ze, pelan (hal. 41).

Sikap lain dari keinginan yang tidak pernah mendapatkan tempat bagi otoritas.
Ze tak peduli, merah putihkah, atau bintang terangkah yang berkibar. Ze hanya
ingin hidup, dia tak pernah ingin ditembak. Dalam Ze Akan Mati Ditembak
(hal. 41)

Membaca Darah Hitam (hal. 69), seperti mendengarkan kembali seorang
teman saya yang berasal dari kalimantan dan sebagai seorang anak dari Suku Dayak.
Saya mendapatkan visi yang jelas ketika membaca cerpen ini dengan referensi
tambahan cerita teman saya tersebut. Deskripsi yang sama, pengalaman yang sama,
dalam tragedi yang sama.

Nerang berhasil membuat saya benar-benar merasa muak pada sifat jahat yang
bersembunyi dan membela diri dengan alasan mempertahankan tanah leluhur.
Karakternya benar-benar mampu memanfaatkan situasi yang buruk demi egonya.
Helvy menceritakannya seolah ia adalah perempuan yang bahkan tak mampu
mengingat namanya sendiri dalam cerpen tersebut. Sedangkan teman saya
menceritakan hal itu dengan sorot matanya yang aneh ketika seorang pedagang
sate madura melintas.

Kita akan merasakan puitisasi prosa dalam cerpen-cerpennya yang lain. Ketika
Cinta Menemukanmu (hal. 119), Sebab Aku Cinta, Sebab Aku Angin (hal.
129), Lelaki Semesta (hal. 151), Pulang (hal. 183), dan Kivu
Bukavu (hal. 193).

Bagi para penikmat karyanya, Helvy cukup familiar menyuguhkan ragam realita
dalam setiap cerpen yang ia tulis. Kita seperti menyaksikan sebuah fragmentasi
peristiwa dalam visualisasi cerpen-cerpen didalam buku ini. Bahwa kata adalah
senjata, difahami betul oleh Helvy. Tak usah heran ketika Anda tengah membaca Bukavu,
ada lintasan memori yang menguatkan deskripsinya, mungkin suatu ketika, kita
pernah menyaksikan ulasan berita kejadian tersebut di televisi.

Pangkalan Jati, Depok

29 Oktober 2008

Posted by: penayunus | October 29, 2008

Intifadhah


Batu berhamburan mengangkasa
Terlontar dari tangan mungil
Menjelma jadi koktail mortir
Menghujam tubuh sang durjana
Menggores tank – tank baja

…Allahu Akbar…

Debu, batu, peluh dan darah suci
Jadi saksi perlawanan
Jiwa – jiwa mujahid sejati
Tunaikan tugas suci

Bumi, langit, air dan angin pun
Jadi saksi tak terbantahkan lagi
Menyaksikan tubuh – tubuh suci
Berguguran dengan syahid
Di bumi para Nabi, Palestina…


Categories